Distributor dan pengelola GPS tracker, PT Super Spring Indonesia, memiliki sejumlah tips penting bagi mereka yang membeli perangkat semacam ini. Tips tersebut bukan sekadar cara pakai, tetapi hal-hal vital yang perlu diketahui konsumen setelah membeli atau bahkan ketika akan membeli.
Menurut Roby Oktober. Head of Marketing & Training PT Super Spring Indonesia, produk GPS tidak sama dengan membeli handphone. Tiap produk punya fitur berbeda, dan kita harus tahu cara penggunaannya, hingga memastikan apakah itu benar-benar bisa dipakai atau hanya “pemanis”.
1. Pastikan Call Center 24 Jam
Banyak penjual dan pengelola GPS menjanjikan layanan call center 24 jam demi mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan. Namun, benarkan demikian? Untuk itu, Habibie menyarankan untuk memastikannya.
“Simpan nomor call center kami. Selama pegang nomor ini, Anda selamat memakai produk Superspring. Ada di layanan 24 jam. Ini pasti diangkat, mau pukul 02.00 pagi, mau 03.00 pagi. Cek dulu nomor ini. Kalau ada kendala penggunaan, Anda tinggal kontak ke sini,” ujarnya.
2. Pastikan Fungsinya
Menurut dia, fungsi GPS tracker itu ada tiga. Jadi kita baru mendapatkan dua manfaat, berarti ada yang kurang.
“Ada tiga fungsi. Pertama, Anda bisa melacak posisi kendaraan melalui website. Kedua, bisa mendengarkan suara di dalam kabin. Jadi kalau ada orang ngomong-ngomong di kabin, kita bisa tahu. Ketiga, Anda bisa mematikan mesin kendaraan Anda dengan perintah,” ujarnya.
Jika kita menggunakan perangkat serupa dengan tiga fungsi ini, pastikan ketiga fungsi itu bekerja. “Yang penting bagi kami, Anda bisa memanfaatkan alat secara optimal dari fungsi-fungsi yang kami sediakan. Suatu hari nanti Anda membutuhkannya,” tambahnya
3. Aktivasi Pelacakan
Pelacakan posisi kendaraan di produk Super Spring bisa dilakukan via situs mereka. Namun, pastikan fungsinya, selain juga bisa melakukan pemantauan via ponsel karena adanya aplikasi bagi pengguna Android.
“Melacak kendaraan dengan produk ini sangat simpel. Anda tinggal log in saja ke www.rajatracker.com, dan bisa lebih simpel lagi karena ada aplikasi Android-nya,” ujarnya.
4. Tahu Fungsi Layar Pelacak
Tampilan di website pun memiliki sejumlah hal penting untuk dipahami. Kenali hal-hal warna kendaraan Anda.
“Jadi saat pertama Anda melacak di website, Anda lihat mobil Anda, hal pertama yang harus Anda lihat adalah, warna untuk mobilnya apa? Kalau dia warna biru, berarti mobilnya lagi jalan. Kalau abu-abu hitam, mobil berarti sedang diam. Kalau merah, entah mesinnya diputus, entah keluar daerah, ini adalah alert buat kita,” ujarnya.
Ia pun mewanti-wanti jika warna mobil di layar berubah merah. Adapun perlu diketahui juga warna lain, yakni kuning. Keduanya penting untuk diketahui dan menunjukkan bahwa pengguna perlu menghubungi call center.
“Jadi, hati-hati kalau warnanya merah. Kalau kuning, itu berarti 24 jam mobil Anda belum mengirimkan posisi terbaru. Jika warna merah dan kuning, itu Anda telepon call center,” katanya.
5. Rugi Kalau Tak Tahu Fitur Lain
Kadang orang membeli alat semacam ini hanya untuk melihat, posisi mobil mereka ada di mana. Padahal, GPS Tracker seperti yang dimiliki Super Spring memiliki banyak fitur dengan fungsi penting.
“Sayang, kami ada banyak fitur. Jadi minimal manfaatkan fitur-fitur utamanya supaya Anda mendapatkan benefit yang lebih besar. Contohnya, kami punya fitur yang namanya Track Replay. Mobil ke mana saja, kita bisa lihat ulang. Fungsinya apa? Barang bukti. Kadang-kadang kalau kita mau mengungkap sebuah kasus, kita bisa lihat ni orang grogi apa enggak, tetapi tetap butuh barang bukti. Dengan ini, kita bisa mengungkap kasus-kasus penyelewengan,” paparnya.
6. Mengetahui Fitur Penting
Aktifkan nomor ponsel Anda sehingga aplikasi mematikan mesin kendaraan Anda via sms bisa berjalan
7. Aktivasi Matikan Mesin Mobil
Mobil atau motor yang dicuri bisa dimatikan di tengah jalan. Namun, aktivasinya juga harus diketahui. Pasalnya, aktivasi bisa dilakukan melalui SMS, dan hal ini membutuhkan setting.
“Setelah Anda daftarkan mobil Anda, otomatkan autotext aktivasi mesin. Harus dibuat melalui autotextnya karena bahasanya bahasa SMS. Gunakan bahasa yang biasa Anda pakai. Misalnya, “Mati lu”. Nanti itu akan terformat sebagai perintah,” ujarnya.